Rabu, 22 April 2009

PEMILU PORONG


dua tahun sudah bencana lumpur lapindo terjadi, selama itu pula masyarakat korban lumpur berjuang memperoleh hak mereka.. ribuan janji yang terucap tak pernah terbukti  namun hal itu tak meredupkan harapan mereka, harapan untuk menata masa depan lebih baik. harapan mereka di wujudkan dengan menyalurkan aspirasi dalam pemilu legislatif 2009. seperti terlihat pada tps 03 di dusun besuki masyarakat terlihat antusias hingga berdesak desakan. salah satunya asmudah 51 th.. perempuan ini sehari hari berjualan disekitar pengungsian pasar baru porong.. dalam pemilu kali ini dia hanya berharap ada wakil rakyat yang peduli akan nasib para korban lumpur porong.. 







Senin, 09 Februari 2009

PhotoPassion
































Model : Ajeng n Ipoet

Photopassion merupakan tema yang dipilih oleh Komunitas HIMARPHOSE dalam acara yang di gelar di House of sampoerna, sabtu 7 feb 09. hasil jepretan beberapa mahasiswa ini akan di pamerkan di Royal Plaza 14 Feb 09.

Senin, 02 Februari 2009

Kebo-keboan Mengawal Alas Malang








Musim panen tiba, hasil pun melimpah. Saatnya menggelar tradisi ungkapan syukur pada Sang Kuasa.

Warga Desa Alasmalang, Kecamatan Sigojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang mayoritas bekerja sebagai petani menggelar adat bersih desa Kebo-keboaan. Dalam acara itu, digelar kirab budaya di sepanjang jalan desa dan di persawahan kawasan desa, dengan simbolisasi kebo (kerbau) yang diperagakan warga desa setempat.

Tradisi budaya Kebo-keboan adalah bentuk rasa syukur warga desa setempat pada Sang Kuasa. Karena mereka percaya hasil panen yang melimpah patut disyukuri, agar marabahaya tak melanda.

Juga merupakan upaya masyarakat setempat, untuk tak lupa akan hubungan antara manusia dengan alam serta makhluk hidup lainnya pun harus tetap terjalin. Seperti yang tersampaikan dari Kebo-keboan sendiri.

SEJARAH


Warga Desa Alasmalang percaya, Kebo-keboan pertama kali digelar sekitar 300 tahun silam oleh sesepuh desa bernama Buyut Karti.

Saat itu, harmoni kehidupan warga Desa Alasmalang tiba-tiba dirusak akibat datangnya pagebluk atau wabah mematikan. Dikisahkan, dalam waktu beberapa jam saja, banyak warga desa yang mendadak meninggal.

Seketika itu Buyut Karti yang dianggap sakti, memperoleh wangsit untuk melakukan ritual Kebo-keboan yang harus digelar pada tanggal 10 Muharram (bulan Islam) atau 10 Suro (bulan Jawa).

Ritual itu diawali dengan selamatan di empat penjuru desa, penanaman gapura palawija di jalan masuk desa dan sesembahan 12 tumpeng. Ritual ditutup dengan ider desa (memutari desa) oleh kebo-keboan. Usai melakukan ritual itu, tiba-tiba pagebluk hilang.

Selasa, 09 Desember 2008

Kontes Busana Daun




KOBUDA (Kontes Busana Daun) merupakan salah satu maskot baru Probolinggo, Acara yang mirip dengan JFC ( Jember Fashion Carnaval ) ini dihelat pada tanggal 23 November kemarin, diikuti oleh 22 peserta dari SMP dan SMA di Probolinggo. Kontes ini diselenggarakan oleh KOPARA (Komunitas Pariwisata) bersama Dinas, Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata.

Even ini dimulai pukul 13.30 WIB, dan start dari SMKN 1 Taman Siswa Jl. Dr. Saleh. Selanjutnya setiap peserta yang meggunakan busana bertema daun ini melintasi Jl. Panglima Sudirman, Jl. Suroyo dan finis di Alun-alun Probolinggo Jl. A. Yani. Dalam rute tersebut panitia menyediakan 2 stage, dimana para peserta unjuk kebolehan di depan para juri dengan menari.

Setiap peserta yang berpartisipasi dalam kontes ini, terdiri dari 11 orang dalam setiap kelompoknya. 1 orang menjadi maskot yang busananya wajib menggunakan daun asli, sedangkan 10 orang lainnya diperbolehkan memakai daun imitasi.

Acara yang juga dibarengi launching Semipro (Seminggu Di Kota Probolinggo) oleh Buchori (Wali Kota Probolinggo) ini, ternyata disambut antusias warga kota Probolinggo yang memadati rute KOBUDA. Sehingga barikade pagar besi tak bisa membendung massa yang ingin menyaksikan peserta secara dekat.

Minggu, 30 November 2008

the soul of Peneleh Graveyard


Model Jeny
SMP 17 Agustus Sby

Kamis, 13 November 2008

Pasir Putih Situbondo

Jelajah Situbondo COMING SOON!!!!

Kamis, 30 Oktober 2008

KARAPAN SAPI
























Karapan sapi adalah adu cepat dua ekor sapi yang ditunggangi oleh seorang joki dalam satu stadion khusus, siapa yang menyentuh garis finish paling dahulu adalah pemenangnya. karapan sapi ini merupakan kebudayaan asli Pulau Madura dan merupakan even tahunan. sapi -sapi untuk karapan berasal dari pulau Sapudi, salah satu pulau kecil di timur pulau madura. bukan hadiah yang dikejar oleh para peserta karapan sapi ini melainkan gengsi dan harga yang pastinya melambung saat sapi-sapi menjadi juara.